Solo Pos, 2 September 2014

Ilustrasi HIV/AIDS (JIBI/Harian Jogja/Reuters)Kanalsemarang.com, SEMARANG – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah menilai penutupan lokalisasi justru membuat upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS kian sulit.

"Lokalisasi kan hanya tempat untuk berhubungan seks, bertransaksi secara langsung," kata Direktur Eksekutif Daerah PKBI Jateng Elisabeth S.A Widyastuti seperti dikutip Antara, Senin (1/9/2014).

Penutupan lokalisasi, menurut dia, sama dengan menutup suplai, tetapi "demand" (permintaan) tidak berubah sehingga akan muncul dan terbentuk "pasar-pasar" baru dengan sendirinya.

Apalagi, kata dia, di era teknologi modern seperti sekarang ini transaksi seks tidak harus dilakukan atau datang ke lokalisasi, melainkan bisa terjadi di tempat-tempat lainnya.

Viva News, 1 September 2014

Peringatan Hari AIDS. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)Hampir setiap bulan terhitung antara 14-15 remaja positif HIV/AIDS.

VIVAnews - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) merilis angka penyebaran virus HIV/AIDS di Jawa Tengah pada 2014 yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut juga didominasi remaja di Kota Semarang.

Menurut data PKBI, secara nasional, sebanyak 4.472 orang terinveksi HIV/AIDS. Dari jumlah itu, 20 persen atau 400 orang di antaranya merupakan remaja yang tinggal di Jawa Tengah. Dari 400 orang remaja di Jawa Tengah yang mengidap HIV/AIDS, 70 persen di antaranya adalah remaja di Kota Semarang.

IEDE, 1 September 2014

BEIRUT, Sep 01 (IPS) - At a time when HIV rates have stabilised or declined elsewhere, the epidemic is still advancing in the Arab world, exacerbated by factors such as political unrest, conflict, poverty and lack of awareness due to social taboos.

According to UNAIDS (the Joint United Nations Programme on HIV/AIDS), an estimated 270,000 people were living with human immunodeficiency virus (HIV) in the countries of the Middle East and North Africa (MENA) region in 2012.

Zee News, 1 September 2014

IlustrationKolkata: Number of HIV infections in India will increase if the National AIDS Control Organisation (NACO) is closed and its activities merged with the National Rural Health Mission (NRHM), activists and experts said Monday.

Sixty participants representing communities of drug users, male-to-female transgenders, men who have sex with men (MSM), female sex workers (FSWs) and people living with HIV (PLHIV) from West Bengal, Jharkhand and Bihar gathered at the "AIDS Momentum 2022' consultative meet here.

Experts argued that in 2003 the BJP-led NDA-1 government had taken the monumental step to make anti-retroviral drugs free for patients in six states when Sushma Swaraj was the health minister.

New Vission, 1 September 2014

KAMPALA - The Uganda AIDS Commission has established a committee that will scrutinize and clear all anti-HIV/AIDS campaign messages before they are disseminated to the public.

The 18-member committee is headed by Noeline Kaleeba, the founder of TASO.

Other members include Dr. Elizabeth Madraa, Robert Mwesigwa, Erik Friedly, Daudi Ochieng, Robinah Ssempebwa, and Pius Mwinganisa.

Also on the committee are; Sam Enginyu, Beatrice Bisangwa, James Yesiga, Stella Kentutsi, Paul Mukasa, Majorie Kyomuhendo, Patrick Muinda, Edward Mugyimba, Gloria Nantulya, Ssubi Kiwanuka, Agnes Biribonwa and Dr. Chris Oleke.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID