Sindo News, 25 Agustus 2014

IlustrasiKENDAL - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kendal kini mencapai 388 orang. Angka penderita tersebut terdiri atas 253 penderita HIV dan 135 lainnya penderita AIDS.

Berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kendal, dari 253 penderita HIV didominasi perempuan, yakni sebesar 72% atau sebanyak 183 orang, sisanya 28% atau sebanyak 70 adalah penderita HIV laki-laki.

Sedangkan jumlah 135 penderita AIDS juga didominasi perempuan yakni 71 orang dan laki-laki 64 orang. Dari total penderita HIV/AIDS, 15 di antaranya telah meninggal dunia.

Sekretaris KPA Kabupaten Kendal Mochammad Rozi mengatakan, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kendal tergolong banyak. Penyebab penyebaran penyakit ini mayoritas karena lemahnya kesadaran penggunaan kondom bagi pekerja seks komersil (PSK) di lokalisasi.

JPNN, 25 Agustus 2014

BEKASI - Sebanyak 50 orang penyuka sesama jenis di Kota Bekasi dinyatakan positif terjangkit virus HIV. Mirisnya, satu orang yang terjangkit HIV itu masih duduk di bangku kelas IX SMP. Lainnya, berusia antara 18 tahun hingga 34 tahun.

Koordinator LSM Jaya Patriot, Rijal Aguty kepada GoBekasi (Grup JPNN), Senin (25/8) menyampaikan, para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) kini sudah mendapat pendampingan. Salah satunya dengan diberikan terapi dan beberapa obat seperti retrovirus.

"Karena penyakit ini belum ada obatnya, maka kami berikan terapi," imbuhnya

News on Wellness, 24 August 2014

IllustrationThe new HIV Bill recently signed into law, "HIV Prevention and Control Bill", leaves no hope for an AIDS-Free future. HIV/AIDS activists in Uganda have been fighting to achieve an "AIDS-Free generation" but with the passing of this new Bill, all of their hard work may have been for nothing.

According to the activist, people will avoid being tested and getting treatment. They fear the new Bill will cause HIV/AIDS to spread, especially for gay men who have not come out, people who push prostitution, and woman in domestic violent situations. Although the controversial law received unanimous approval by the Parliament in May, its passing was just announced by Uganda's President Yoweri Museveni.

With this new Bill, medical providers would be allowed to disclose the status of HIV patients without needing consist. In addition, pregnant women would mandated to undergo testing, along with any sexual partners, and/or victims of sexual offenses associated with them. This Bill has many people concerned, especially since rates of HIV/AIDS cases has dropped to 6.4% from 18% since 1992.

GMA News, 24 August 2014

Two faith-based groups launched on Saturday a "healing" conference that seeks to help people suffering from the negative effects of physical and emotional illnesses or what they call "life-altering conditions" such as cancer, lupus, HIV/AIDS, diabetes, depression, and anxiety.

"The spirit of death, for our purposes, is the influence of death, a shadow over our days that subverts our perceptions and produces a fatalistic mindset," said Benji Cruz, one of the organizers of the "Pagyakap sa Buhay: Breaking free from the spirit of death" healing conference sponsored by the Living Waters Philippines and the Embracing Life Ministries.

Merdeka.Com, 24 Agustus 2014

Ilustrasi kondom. Shutterstock/wavebreakmediaMerdeka.com - Usai tutup kantor, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung, Bali, menggelar aksi sosial bagi-bagi kondom di areal Pasar Beringkit, Mengwitani, Minggu (24/8). Selain kegiatan bagi-bagi kondom, juga memberikan pemahaman tentang HIV/AIDS.

Setidaknya ada 500 orang mendatangi stand KPA Badung. Mereka serius mendengarkan tentang informasi HIV/AIDS.

"Aksi sosial ini rutin dilakukan setiap minggu. Hari ini, ada 50 orang datang ke stand KPA Badung untuk meminta informasi HIV/AIDS," ujar Pengelola Program KPA Badung, Ayu Cempaka Raniputri.

Selain mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS, pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Kesehatan Bali membagikan sebanyak 1.300 buah media KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) serta 750 buah kondom secara gratis kepada pengunjung pasar.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID