Berita Satu, 8 Januari 2014

Positif Mengidap HIV IlustrasiSukabumi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencatat selama 2013 sebanyak tujuh balita tertular HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang ditularkan dari ibunya yang positif penyakit tersebut.

"Tujuh balita tersebut saat ini sudah mendapatkan terapi Anti Retroviral (ARV) untuk menekan perkembangan virus tersebut, diduga ketujuh balita itu tertular penyakit itu saat dalam kandungan ibunya yang sudah positif HIV," kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Irma Agristina kepada pers di Sukabumi, Rabu (8/1).

Okezone, 8 Januari 2014

Peduli HIV-AIDSSOLO - Peneliti penyebaran AIDS di Papua, Sri durjati Boedihardjo, mengungkapkan data yang mengejutkan. Di bumi Cenderawasih itu, penyebaran AIDS tertinggi dan disebabkan perilaku seks bebas.

"Seks bebas di Papua lebih mengerikan dibandingkan Kota-Kota besar lainnya. Jakarta termasuk kota terbanyak penderita HIV/AIDS, namun bukan karena seks bebas, tapi karena kebanyakan penggunaan narkoba dan penggunaan jarum suntik," kata Sri Durjati Boedihardjo saat berbincang dengan Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/1/2014).

WOL, 8 Januari 2014

Warga PapuaSOLO - Aktivitas seks bebas di Papua dinilai sudah sangat mengerikan ketimbang sejumlah kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemerhati Perempuan Sri Durjati Boedihardjo, Papua merupakan kota tertinggi yang memiliki kasus HIV/AIDS. Bahkan, tak sedikit di antaranya meninggal dunia.

Oleh: Samsuridjal Djauzi dan Kurniawan Rachmadi

Samsuridjal Djauzi, dalam renungan akhir tahun RSCMMeski hujan masih mengguyur Jakarta, keluarga besar UPT HIV RS Ciptomangunkusumo melaksanakan renungan akhir tahun. Para petugas kesehatan dan teman-teman beserta keluarga mengingat kembali kejadian 2013 dan mengantisipasi peluang serta tantangan di tahun 2014. Banyak kabar yang menggembirakan pada tahun 2013, pedoman WHO yang merekomendasikan mulai tes HIV secara dini serta getting to zero memberi harapan untuk masa depan. Data UNICEF dan UNAIDS dalam laporannya yang dipublikasikan pada bulan November 2013 mengatakan, bahwa antara tahun 2005 sampai tahun 2012 ada 850.000 infeksi kasus baru HIV/AIDS pada anak usia 0-14 tahun di Negara tertinggal dan berkembang berhasil dicegah.

{autotoc enabled=no}

I. Praptoraharjo1.

Abstract: ICAAP2502-02131

Background: Male to female transgender (Waria) in Indonesia are estimated about 30% to be HIV-positive. Unprotected anal sex was the major route of HIV transmission among waria in Indonesia. As indicated by previous studies, multilevel factors were found to be significantly associated with condom use or unprotected anal sex including individual, interpersonal, and social factors. However, so far most of the studies focused on individual level factors. Less attention was given to interpersonal and social relationships. This study examines social factors associated with condom use during anal sex.

Methods: By using a modified chain referral method, 165 waria in Yogyakarta were recruited as participants for the study. Not all waria reported having had anal sex in the last 30 days. Therefore only 150 participants were included in the analyses of factors associated with condom use. A logistic generalized estimating equation was used to examine the association between independent variables and dependent variables, considering the data of the sexual partners were clustered in the respondent.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID