the Globe and Mail, 30 August 2014

The AIDS world is dealing with something unprecedented: good news.

Bear in mind that "good" is a relative term, especially when dealing with the worst pandemic in human history. But the data are still noteworthy:

  • There were 1.5 million AIDS deaths last year, down from 2.4 million a decade ago;
  • There were 2.1 million new infections, down from a peak of 3.4 million;
  • The number of people living with HIV has held steady at 35 million.

Tribun Network, 30 Agustus 2014

Penghuni Dolly dan warga sekitar mengikuti pengajian di Bulan Ramadhan, Rabu (26/6/2013). surya/ahmad zaimul haq TRIBUNNEWS.COM,UNGARAN - Warga di sekitar Bandungan, Kabupaten Semarang tengah, Jawa Tengah kini gundah gulana.

Mereka mencemaskan makin banyaknya pekerja seks komersial (PSK) dan pemandu karaoke (PK) di sana.

Baru-baru ini bahkan tersiar kabar ada puluhan PSK baru yang datang naik dua bus memasuki Bandungan.

Mereka diduga eksodus dari lokalisasi Dolly, Surabaya yang telah resmi ditutup.

Belakangan Pemkab Semarang membantah puluhan PSK itu pendatang baru, menyebut mereka adalah penghuni lama yang kembali ke Bandungan setelah libur Lebaran.

Tribun Network, 30 Agustus 2014

Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan TRIBUNNEWS.COM/ DANY PERMANA TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di akhir-akhir masa jabatannya, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi kembali menegaskan komitmen perang terhadap penyebaran HIV/AIDS.

Menteri tertua di pemerintah kabinet SBY-Boediono ini mempunyai harapan, siapapun menteri yang akan dipilih Jokowi-JK nantinya mempunyai komitmen sama.

"Harus berkomitmen generasi ke depan tidak boleh terinfeksi. Perlu revolusi mental sehingga generasi mendatang atau bayi tidak ada yang terkena. Ini harus menjadi cita-cita bangsa," kata Nafsiah Mboi di Jakarta, Sabtu (30/8/2014).

Ia pun mengajak siapapun yang mempunyai kepedulian dalam upaya pencegahan dilakukan sejak dini dan lakukan di hulu.

Oke Zone, 30 Agustus 2014

Foto: Ajeng/detikHealthJakarta, Berdasarkan Data Kemenkes RI, jumlah kasus HIV-AIDS di Indonesia justru paling banyak terjadi pada ibu rumah tangga. Kondisi ini diperkirakan karena banyaknya para pria atau suami yang banyak 'jajan' namun tak mau menggunakan kondom.

Padahal kondisi ini tentu sangat merisaukan, pasalnya peningkatan infeksi baru HIV pada ibu akan berdampak pada meningkatnya jumlah infeksi HIV pada bayi.

"Mengatasi HIV-AIDS nomor satu tetap pencegahan. Saya sudah mulai ragu apakah memang laki-laki Indonesia bisa disuruh pakai kondom 100 persen. Banyak yang egois, maunya yang enak-enak saja, jadinya tidak mau pakai kondom," tegas Menteri Kesehatan RI, dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH.

Oke Zone, 30 Agustus 2014

ilustrasi (Foto: Thinkstock)Jakarta, Pemberian obat ARV (antiretroviral) untuk ibu hamil yang positif HIV-AIDS dinilai wajib oleh peraturan pemerintah, guna menurunkan angka penularan dari ibu yag positif HIV-AIDS pada bayinya. Sayangnya, masih banyak dokter yang enggan menerapkan hal ini.

"Masih ada obgyn (dokter spesialis kandungan dan kebidanan -red) yang tidak mau memberikan obat ARV pada ibu hamil, ini dosa lho. Padahal obat ini harus diberikan kecuali ada indikasi tertentu," ujar Menteri Kesehatan RI, dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH, dengan nada geram.

Menurut Nafsiah, pada dasarnya ibu hamil yang positif HIV-AIDS harus diberikan obat ARV sedini mungkin. Dengan begitu, penularan ke bayinya nanti juga semakin besar kesempatannya untuk bisa dicegah.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID