Oke Zone, 30 Agustus 2014

ilustrasi (Foto: Thinkstock)Jakarta, Sebagai salah satu penyakit yang banyak menginfeksi orang dewasa, kasus HIV-AIDS pada anak-anak, khususnya mereka yang masih berusia 0-4 tahun di Indonesia juga masih cukup tinggi.

Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH, saat membuka Kongres Nasional II dan Seminar Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), yang diselenggarakan di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Sabtu (30/8/2014).

"Jumlah ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), yakni anak berusia 0-4 tahun tahun 2012 ada 541 kasus, tahun 2013 meningkat jadi 759 kasus dan untuk tahun 2014 sampai bulan Juni ada 370 kasus," ujar Nafsiah.

Merdeka.Com, 30 Agustus 2014

Ilustrasi HIV AIDS. Shutterstock/wavebreakmediaMerdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menemukan sepasang suami istri dari Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, yang terinfeksi HIV. Pengelola Program HIV/AIDS Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara, Ponco Waluyo, mengatakan temuan pasutri terinfeksi HIV itu berawal dari pemeriksaan terhadap seorang ibu rumah tangga di Rumah Sakit Kanujoso Djatowibowo (RSKD) Balikpapan.

"Ternyata, ibu itu positif terinfeksi HIV, lalu kami melakukan pemeriksaan terhadap suami dan kedua anaknya dan hasilnya suaminya juga positif terinfeksi HIV, tetapi kedua anaknya tidak terinfeksi HIV," kata Ponco Waluyo seperti dikutip dari Antara, Sabtu (30/8).

Ponco Waluyo mengaku belum bisa memastikan penyebab terinfeksinya sang suami, namun pengakuannya memang saat masih muda berperilaku menyimpang. Ia diduga melakukan seks bebas atau narkoba.

Kompas, 29 Agustus 2014

kompas.com/ syahrul munirAMBARAWA, KOMPAS.com - Sesosok manusia serbahitam menyeruak di antara ribuan warga yang tengah mengikuti olahraga jalan sehat di kota Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (29/8/2014) pagi.

Di kepala orang itu tertempel sebuah kertas bertuliskan HIV dengan tinta merah, sementara di bagian dada menempel dua kertas masing-masing bertuliskan "AKU MENUNGGU" dan "AKU MENGINTAI".

Sosok "monster" HIV ini sengaja dihadirkan oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) untuk mengampanyekan pentingnya masyarakat menjalani Voluntary Counseling Test (VCT) untuk mendeteksi HIV/AIDS dan penyakit infeksi menular seksual (IMS).

Kedaulatan Rakyat, 29 Agustus 2014

SRAGEN (KRjogja.com) - Sedikitnya 14 bayi di Kabupaten Sragen dilaporkan terjangkit virus HIV/AIDS hingga pertengahan semester tahun 2014. Penularan virus mematikan yang menyerang bayi tak berdosa itu didiagnosa melalui air susu ibu. Hal itu terungkap dalam acara 'workshop' kewaspadaan bahaya HIV / AIDS Pendapa Sumonegaran Rumah dinas (Rumdin) Bupati Sragen, beberapa waktu lalu.

Kepala Puskesmas Sragen Kota sekaligus moderator acara, dr Agus Sudarwanto mengatakan, 14 bayi yang tertular HIV/AIDS itu merupakan keturunan dari orang tua yang juga pengidap HIV/AIDS. "Saat ini para bayi mendapatkan perhatian khusus dan pendampingan dari Dinkes (Dinas Kesehatan) serta organisasi dan komunitas peduli
HIV/AIDS," ujarnya.

Suara Merdeka, 29 Agustus 2014

UNGARAN, suaramerdeka.com - Anggota DPRD dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Semarang, Said Riswanto meminta Pemkab Semarang jeli dalam menangani situasi dan permasalahan di Kawasan Wisata Bandungan. Begitu pula dengan cara penanganan pekerja seks komersial (PSK) agar ke depannya tidak menjadi masalah baru bagi masyarakat Kabupaten Semarang.

"Cara penanganan PSK sudah tidak lagi pendataan atau pembinaan, tetapi harus dilarang. Itu diatur melalui Perda Ketertiban Umum yang belum lama ini disusun. Isi perda tadi salah satunya menyebutkan tidak ada urusan dengan penambahan atau pengurangan PSK. Artinya, sekarang PSK tidak boleh berada di Kabupaten Semarang," tegasnya, Jumat (29/8).

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID