Pos Kota, 23 Mei 2014

IlustrasiSUKABUMI (Pos Kota) – Seorang penderita Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kembali dilaporkan meninggal. Dengan begitu, sepanjang tahun ini jumlah pengidap penyakit mematikan hingga meninggal menjadi delapan orang.

Kepastian bertambahnya daftar penderita HIV/AIDS meninggal berdasarkan penerimaan laporan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, sepanjang tahun ini KPA Kabupaten Sukabumi menemukan penderita anyar sebanyak 35 orang.

Merdeka.Com, 23 Mei 2014

diagnosis - HIV. health.uml.eduMerdeka.com - Sebanyak 18 orang calon siswa (Casis) Sekolah Bintara (Seba) Polri teridentifikasi mengidap HIV/ AIDS, kata Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian.

Seperti diberitakan Antara, Tito menjelaskan dari hasil pemeriksaan kesehatan terungkap ada 18 orang yang teridentifikasi mengidap virus yang menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh itu.

Dikatakan jenderal bintang dua itu, dari jumlah tersebut tercatat enam orang di antaranya positif AIDS.

Merdeka.Com, 24 Mei 2014

Ilustrasi injeksi AIDS. ©Shutterstock.com/SmitMerdeka.com - Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel Erial Bahar menyebut, pengidap HIV AIDS di Sumsel pada 2013 yang lalu sebanyak 500 orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kalangan pelajar.

"Saya tidak tahu persis berapa jumlahnya secara angka, tapi ada 500-an orang di tahun 2013 dan kebanyakan dari pelajar," ungkap Bahar kepada merdeka.com, Jumat (23/5).

Blog AIDS Gov, 23 May 2014

NIDA AIDS Research ProgramThis week, the National Institute on Drug Abuse (NIDA), part of the National Institutes of Health, announced the 2014 Avant-Garde Awards for HIV/AIDS research. According to a NIDA press release, the awards offer hope in battling HIV infection and improving long-term outcomes in HIV-infected drug users.

Cenderawasih Pos, 24 Mei 2014

JAYAPURA – Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam pelayanan semua pasien yang berkunjung dan berobat di RSUD Abepura, manajemen RSUD Abepura gelar pelatihan peningkatan mutu pelayanan pasien HIV-AIDS melalui peran perawatan, dukungan dan pengobatan (PDP) di lingkungan RSUD Abepura. Melalui kegiatan ini diharapkan membawa terobosan baru bagi pelayanan kesehatan bagi pasien HIV-AIDS yang memeriksa kesehatan di RSUD Abepura.

Direktur RSUD Abepura, dr. Yohannis Manangsang melalui Kepala Bidang Pelayanan Medis, dr. Daisy Urbinas mengungkapkan bahwa dalam suatu pelayanan tentunya diharapkan ada peningkatan baik secara kualitas maupun kuantitas yang secara langsung mempengaruhi mutu pelayanan dari RSUD Abepura terhadap pasien HIV-AIDS.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID