JPNN, 2 November 2014

CIAWI - Puluhan pedagang dan pengunjung Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/11) dikejutkan dengan kedatangan tim penanggulangan HIV/AIDS dari UPT Puskesmas Ciawi.

Tiba-tiba, tim ini langsung mengambil sampel darah kepada pengunjung dan pedagang untuk mengatahui apakah terjangkit virus mematikan tersebut.

Menurut Kepala UPT Pasar Ciawi, Andri, pengambilan sampel ini diadakan berkat kerjasama dengan LSM Kampoeng Belajar serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Metro TV News, 2 November 2014

Ilustrasi. Getty Images Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga saat ini, fokus peningkatan kesejahteraan pasien HIV AIDS masih berpatokan pada aspek farmakologis atau pengobatan ilmiah.

Namun, penelitian baru menunjukan, terapi non-farmakologis bisa membantu meningkatkan kesehatan mental sekaligus fisik penderita HIV AIDS. Terapi yang dimaksud tak lain adalah meditasi.

"Berlatih meditasi transendental (MT) 2 kali sehari selama 20 menit dapat membantu pasien HIV Aids merasa lebih baik," demikian seperti dikabarkan Time yang dilansir pada Minggu (2/10/2014).

Penelitian ini dilakukan oleh Yayasan AIDS San Francisco dan David Lynch Foundation, sebuah yayasan nirlaba yang menekankan penyembuhan dengan metode pengurangan stres, termasuk TM.

New Zimbabwe, 1 November 2014

HIV-AIDSZIMBABWE is set to receive a $435 million grant for HIV and Aids from the Global Fund to boost its HIV programmes which are heavily underfunded, a top United Nations official has announced.

At the moment the country needs $525 million for the next three years.

With the Global Fund money this means Zimbabwe now has a shortfall of $90 million which it needs to get from other sources.

The gap is also going to be further reduced by the Aids levy which has this year been pegged at around $40 million. The Aids levy is a form of revenue government collects from workers.

There were fears that aid agencies were shifting their attention from HIV and Aids to other related programmes.

Tribun Network, 1 November 2014

Ilustrasi HIV/AIDS netTRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - ‎Kasus HIV/AIDS yang terjadi di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan kasus HIV/AIDS bisa disebut seperti fenomena gunung es, dimana yang tercatat jauh lebih sedikit dari kasus yang sebenarnya.

Dan penyebarannya di Indonesia merupakan yang tercepat di Asia serta tidak mengenal batas wilayah.

Menurut Asisten Kesra Provinsi Jawa Barat, A Hadadi, dari data Kemenkes, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS sejak 1987 hingga Juni 2014 di Indonesia sebanyak 198.584 orang, dimana kasus HIV sebanyak 142.961 orang dan AIDS 55.623 orang.

Sedangkan dari Januari sampai dengan Juni 2014, diwilayah Jabar jumlah infeksi baru HIV yang dilaporkan sebanyak 15.623 orang dan kasus AIDS 1.700 orang.

Outbreak News Today, 1 November 2014

According to UNAIDS, unlike in other parts of the world, the AIDS Epidemic in the Philippines has been growing rapidly. In 2000, only one new case every three days was diagnosed. However, by the end of 2013, there was already one new case every two hours.

In September 2014, the Philippines Department of Health (DOH) reported today an additional 565 new HIV cases, bringing the total new cases to 4,473 recorded in just the first nine months of the year, with 406 already developing into AIDS cases and 126 deaths.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID