Suara Merdeka, 19 Agustus 2014

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Ketua Badan Narkotika Kabupaten Temanggung, Irawan Prasetyadi mengatakan, Pemkab membutuhkan waktu setidaknya tiga tahun untuk bekerja menanggulangi penyebaran HIV/AIDS di wilayah penghasil tembakau tersebut.

"Kita perkirakan untuk kinerja penanggulangan HIV/AIDS akan terlihat minimal dalam waktu tiga tahun. Ini bukan masalah sepela perlu waktu yang tida singkat. Kita juga harus memaspadai potensi melonjaknya angka penderita dalam tiga tahun ke depan, sebab selesainya masa inkubasi virus penyab HIV/AIDS berimplikasi pada bertambahnya jumlah penderita,"ujarnya Senin (18/8).

Atjeh Post, 18 Agustus 2014

Ilustrasi

"Karena curiga dengan kondisi pasien, petugas medis memeriksa secara intensif. Hasilnya perempuan yang merupakan seorang janda itu positif AIDS. Diperkirakan yang bersangkutan sudah mengidap AIDS antara lima hingga 10 tahun," ujar Makhrozal.

SEORANG janda dan dua bayi di bawah lima tahun (Balita) di Aceh Utara dipastikan positif HIV/AIDS. Temuan tiga kasus terbaru tersebut menambah jumlah penderita HIV/AIDS di Aceh Utara hingga tahun ini mencapai 40 kasus.

Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Aceh Utara, dr. Makhrozal, kepada para wartawan awal pekan lalu, mengatakan pihaknya memastikan janda dan dua anaknya yang masih Balita itu positif HIV/AIDS setelah dilakukan pemeriksaan. Mulanya, kata dia, ibu rumah tangga itu berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia milik Pemerintah Aceh Utara di Lhokseumawe.

Harian Terbit, 18 Agustus 2014

IlustrasiTernate, HanTer - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), mencatat sedikitnya 190 orang saat ini telah tertular virus HIV/AIDS di kota Ternate. Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 148 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Radjabesi, mengatakan tren peningkatan penyebaran virus mematikan tersebut ditemukan berkat kerja keras petugas lapangan yang saat ini gencar melakukan identifikasi maupun sosialisasi baik di sekolah maupun di lingkungan kelurahan.

"Data terkahir yang dimiliki Dinkes, ada sekitar 20 penderita baru yang ditemukan sejak bulan Maret hingga Juni 2014," kata Nurbaity, seperti dikutip Antara, Sabtu (16/8).

Oke Zone, 18 Agustus 2014

Idap HIV, Seseorang Lebih Rentan Tuberkulosis (Foto: Medicmagic)PENYAKIT tuberkulosis (TB) selalu dikaitkan dengan masyarakat kalangan ekonomi menengah-bawah. Namun, bukan berarti masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas tidak bisa terkena tuberkulosis.

Menurut Dr Soewarta Kosen selaku Koordinator Ekonomi Kesehatan & Unit Analisis Kebijakan dari Kementerian Kesehatan RI, tuberkulosis memang identik dengan kalangan ekonomi menengah ke bawah. Biasanya, penyakit tersebut disebabkan oleh kuman dan sirkulasi udara yang buruk di rumah. Paling parah, penyakit tuberkulosis merupakan komplikasi HIV.

"Kalau pada orang kaya biasanya kombinasi dengan HIV. Di Indonesia ada kasusnya, tetapi belum tahu angka pastinya HIV dan TB yang menjadi satu itu," katanya di Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini. (Baca: Selain Ebola, Inilah Lima Virus Mematikan di Dunia)

UU World, 18 August 2014

Photograph (above): Iowa Gov. Terry Branstad signs a bill May 30, 2014, reforming the state’s laws HIV transmission laws (courtesy Community HIV and Hepatitis Advocates of Iowa Network). See sidebar for links to related resources.In more than 30 states, being HIV-positive can land you in prison under certain circumstances—if you spit on someone, say, or have sex without revealing your HIV status, even when the chances of transmitting the virus are negligible and the other person never gets it.

Iowa has taken the lead in repealing scientifically outdated criminal laws related to HIV status. Several Unitarian Universalists have been instrumental in huge victories there in recent months, including unanimous passage of a new statute that reflects modern understanding of HIV transmission. These UUs helped focus attention on the 25-year prison sentence of an HIV-positive Iowa man who infected no one, and, in June, they helped organize the first national conference on decriminalizing HIV, which drew people from 40 states, Canada, Great Britain, and Puerto Rico.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID